Pengampunan! | Kisah Para Rasul 2:38

Renungan bulanan Maret 2026

Renungan Gembala

Pdt. Dr. Ir. Evie Laksmi Widjaja, S. Th., M. Th.

pengampunan dosa

Kisah Para Rasul 2:38

Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.”


Hal Pengampunan Dosa

Kisah Para Rasul 2:38 (TB) “Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.”

 

Arti pengampunan:

Pengampunan artinya tindakan memaafkan atau membebaskan seseorang dari kesalahan atau hukuman. Dalam konteks agama, pengampunan seringkali dikaitkan dengan ampunan dari Tuhan atas dosa-dosa manusia.

 

Pengampunan dalam perspektif Alkitab didasarkan pada kasih karunia Allah yang menghapus dosa manusia sejauh timur dari barat dan tidak mengingatnya lagi. Pengampunan sejati menuntut pertobatan dan menjadi dasar bagi manusia untuk mengampuni sesama tanpa batas, sebagai respon atas anugerah Allah. 


Berikut adalah poin-poin penting dalam pengampunan

  • Berbasis Kasih Karunia: Allah mengampuni berdasarkan hakekat-Nya yang penuh kasih karunia, bukan karena kebaikan manusia.
  • Syarat Pertobatan: Manusia harus bertobat dan berbalik dari dosa untuk menerima pengampunan.
  • Dosa sebagai Hutang: Pengampunan berarti Allah menghapus “hutang” dosa yang seharusnya ditanggung manusia, yang digenapi melalui kurban darah Kristus.
  • Mengampuni Sesama: Orang yang telah diampuni Allah wajib mengampuni orang lain yang bersalah kepadanya, tanpa batas (70 kali 7 kali).
  • Tidak Mengingat Lagi: Pengampunan yang sejati berarti tidak lagi mengingat-ingat kesalahan atau dosa yang telah diampuni. 

 

Pengampunan adalah anugerah, namun juga sebuah tanggung jawab bagi orang percaya untuk membalas kejahatan dengan kebaikan. Dan yang diperlukan yaitu hati yang dipenuhi oleh Roh Kudus agar bisa memberikan pengampunan. Jika kita tidak bisa mengampuni, maka Allah yang penuh keadilan juga tidak mengampuni dosa kita sesuai Doa Bapa Kami dalam Matius 6:12.


Tuhan Yesus memberkati!


Pdt.Dr.Ir.Evie Laksmi Widjaja S.Th., M.Th.